My True Friend Never Die (Meung Gu): Arti Sahabat yang Sebenarnya
Haii.... guys
kali ini saya akan meriview film "My True Friend" yang berasal
dari negara Thailand menurut saya film ini menceritakan seorang gengster yang
bijaksana terhadap anggotanya dan mencintai satu sama lain..
Setelah Song berkenalan dengan seluruh anggota Geng Sperm, ia merasa senang karena ada teman-teman yang mau menerima dirinya. Meskipun Song tau bahwa setelah ini kehidupannya akan berubah. Maka dimulailah persahabatan mereka.
Yang namanya persahabatan memang tidak selalu berjalan mulus yang terkadang ada hal yang tidak baik didalamnya. Tetapi mereka semua bisa melaluinya dengan sangat baik, bahkan sempurna. ternyata sang ketua, Gun merupakan anak yang berasal dari keluarga yang sangat berada. Sayangnya kedua orang tuanya sangat mementingkan perkerjaan dari pada dirinya. Ini yang membuat Gun berubah menjadi seorang badboy dan berkelahi melindungi teman-temannya.
Gun telah berkali-kali pindah sekolah karena kenakalanya (suka berkelahi), namun, disaat yang sama ia menemukan Song, seorang anak baru disekolahnya. Song sendiri terlihat sangat takut kepada Gun, padahal Gun tidak pernah berbuat macem-macem terhadap dirinya. Suatu hari, Song, Gun dan teman-temannya terlibat sebuah perkelahian. Ini diakibatkan oleh Pacar kakak Song sedang bersama perempuan lain. Tidak terima dengan perlakuan pacar sang kakak, mereka semua akhirnya terlibat perkelahian besar, meskipun mereka tau, bahwa polisi datang dan mereka kabur secepatnya. Sayangnya, salah satu dari mereka Nick kabur duluan dan mengunci pintu mobil, sehingga teman-teman yang lain tidak masuk ke dalam mobil, dan akhirnya mereka semua tertangkap dan masuk kedalam penjara, di dalam penjara pun mereka tetap berselisih mengatakan bahwa Nick pengecut dan mementingkan diri sendiri. Meskipun begitu, Gun tetap membela Nick dan persahabatan mereka pecah. Suatu hari, mereka menghadiri ulang tahun salah satu teman sekolah mereka, Dew saat sedang asik berkumpul tiba-tiba Tod didekati oleh seorang cewek yang meminta dirinya untuk menghajar mantannya. Karna Tod dibayar, maka ia melakukannya dan tak lupa ia mengajak Song untuk membantunya. Sayangnya Song menghajarnya sehingga melampaui batas, hingga babak belur dan pingsan. Sedangkan Tod, memukuli si perempuan yang sedang bersama orang yang ia dan Song hajar. Song pun ikut-ikutan membantu Tod, karena ia sedang dalam keadaan mabuk berat akibat patah hati karena Dew. Secepat kilat, Gun membawa semua teman-temanya kabur dari tempat itu. Gun langsung memarahi Tod, namun Tod tidak terima dan pergi begitu saja, Alasan Gun memarahi Tod agar tidak terlibat masalah karena hanya bayaran semata. Suatu hari, seseorang mendatangi Gun dan Song untuk memberitahu bahwa salah satu anggota Geng Sperm diculik oleh Night Bazaar, gangster terbesar di Thailand. Tanpa banyak penawaran, maka Geng Sperm tanpa terkecuali, mendatangi markas Night Bazaar dan menyatakan perang kepada mereka, demi membebaskan Tod, anggota yang mereka culik.
Yang namanya persahabatan memang tidak selalu berjalan mulus yang terkadang ada hal yang tidak baik didalamnya. Tetapi mereka semua bisa melaluinya dengan sangat baik, bahkan sempurna. ternyata sang ketua, Gun merupakan anak yang berasal dari keluarga yang sangat berada. Sayangnya kedua orang tuanya sangat mementingkan perkerjaan dari pada dirinya. Ini yang membuat Gun berubah menjadi seorang badboy dan berkelahi melindungi teman-temannya.
Gun telah berkali-kali pindah sekolah karena kenakalanya (suka berkelahi), namun, disaat yang sama ia menemukan Song, seorang anak baru disekolahnya. Song sendiri terlihat sangat takut kepada Gun, padahal Gun tidak pernah berbuat macem-macem terhadap dirinya. Suatu hari, Song, Gun dan teman-temannya terlibat sebuah perkelahian. Ini diakibatkan oleh Pacar kakak Song sedang bersama perempuan lain. Tidak terima dengan perlakuan pacar sang kakak, mereka semua akhirnya terlibat perkelahian besar, meskipun mereka tau, bahwa polisi datang dan mereka kabur secepatnya. Sayangnya, salah satu dari mereka Nick kabur duluan dan mengunci pintu mobil, sehingga teman-teman yang lain tidak masuk ke dalam mobil, dan akhirnya mereka semua tertangkap dan masuk kedalam penjara, di dalam penjara pun mereka tetap berselisih mengatakan bahwa Nick pengecut dan mementingkan diri sendiri. Meskipun begitu, Gun tetap membela Nick dan persahabatan mereka pecah. Suatu hari, mereka menghadiri ulang tahun salah satu teman sekolah mereka, Dew saat sedang asik berkumpul tiba-tiba Tod didekati oleh seorang cewek yang meminta dirinya untuk menghajar mantannya. Karna Tod dibayar, maka ia melakukannya dan tak lupa ia mengajak Song untuk membantunya. Sayangnya Song menghajarnya sehingga melampaui batas, hingga babak belur dan pingsan. Sedangkan Tod, memukuli si perempuan yang sedang bersama orang yang ia dan Song hajar. Song pun ikut-ikutan membantu Tod, karena ia sedang dalam keadaan mabuk berat akibat patah hati karena Dew. Secepat kilat, Gun membawa semua teman-temanya kabur dari tempat itu. Gun langsung memarahi Tod, namun Tod tidak terima dan pergi begitu saja, Alasan Gun memarahi Tod agar tidak terlibat masalah karena hanya bayaran semata. Suatu hari, seseorang mendatangi Gun dan Song untuk memberitahu bahwa salah satu anggota Geng Sperm diculik oleh Night Bazaar, gangster terbesar di Thailand. Tanpa banyak penawaran, maka Geng Sperm tanpa terkecuali, mendatangi markas Night Bazaar dan menyatakan perang kepada mereka, demi membebaskan Tod, anggota yang mereka culik.
Di sebuah gudang usang dan kotor, mereka menemui Night
Bazaar. Namun, Geng Sperm kalah dengan jumlah mereka yang sedikit dan tiba-tiba
Beer, musuhnya di sekolah, datang bersama puluhan anak buahnya untuk membantu
Geng Sperm melawan Night Bazaar. Sayangnya, Night Bazaar hanya menginginkan Tod
dan Song. Namun ditahan oleh Gun, karena ia tidak ingin Song menyerahkan diri
begitu saja. Dengan jumlah yang berkali-kali lipat lebih banyak dari anggota
Sperm, akhirnya pecahlah perkelahian antara Geng Sperm dan Night Bazaar demi
menyelamatkan Tod.
Gun bersama teman-temannya memiliki rencana ingin merayakan
tahun baru bersama. Sayangnya, Gun juga mempunyai janji yang lain. Ia ingin
menemui Elle, sang junior di sekolahnya. Demi solidaritas, Gun terlebih dahulu
pergi bersama sahabat-sahabatnya merayakan tahun baru dan setelah itu Gun pamit
untuk menemui Elle.
Masalah lain terjadi di tempat parkiran. Saat itu, beberapa
anggota Night Bazaar mengejek salah satu anggota Sperm, Nick.
Nick yang tak terima, langsung berkelahi dengan Night
Bazaar. Melihat Nick dan beberapa teman-temannya berkelahi, Gun tidak tinggal
diam. Gun langsung menghajar anggota Night Bazaar. Sayangnya, saat sedang
berkelahi, salah satu anggota Night Bazaar yang membawa pisau dibalik jaketnya
langsung menusuk perut Gun.
Gun yang terlihat kaget karena perutnya ditusuk pisau,
mencoba bersikap baik-baik saja dan seakan tidak ada yang terjadi dengan
dirinya. Bahkan Gun sempat mengacungkan jempolnya yang menandakan bahwa ia
baik-baik saja. Gun tetap memenuhi janjinya untuk menemui Elle dengan keadaan
terluka parah.
Gun tetap bertemu Elle. Namun, baru saja Gun membuka pintu
mobil, ia langsung terjatuh dengan memegang perut yang berlumuran darah. Elle
yang terkejut melihat keadaan Gun langsung membawanya ke rumah sakit. Adegan
ini membuat saya berkaca-kaca. Bagaimana tidak Artebianz, Elle yang membawa Gun
ke rumah sakit sambil memegang tangan Gun yang berlumuran darah, yang bermaksud
memberikan kekuatan kepada Gun. Nasib berkata lain, saat Elle tetap memegang
tangan Gun, mata Gun perlahan-lahan mulai menutup dan Gun tidak bangun kembali.
Gun tewas.
Mendengar kabar tewasnya Gun, seluruh anggota Geng Sperm
tidak terima. Mereka langsung mencari sang pembunuh. Ternyata sang pembunuh
juga dikeluarkan dari gengnya karena berkelahi menggunakan senjata. Kata
pemimpin mereka (pemimpin Night Bazaar), gangster yang berkelahi menggunakan
senjata adalah pengecut. Dan Song segera menghajar sang pembunuh habis-habisan.
Film ini mengajarkan kita tentang arti persahabatan yang
sebenarnya. Menjadi seorang gangster memang bukan tujuan utama Gun, tetapi agar
ia bisa melindungi teman-temannya. Baginya, ia tidak ingin dianggap sebagai
pemimpin yang harus dihormati setinggi-tingginya. Namun, tetap sebagai teman
tanpa membeda-bedakan mereka.
Meskipun seluruh teman-temannya memberikan pangkat pemimpin
atau "leader", ia tidak mau menerimanya. Ia hanya ingin dianggap
teman dengan tujuan utama ialah saling melindungi. Karena teman adalah
segalanya. Gun akan berkorban apa pun itu, meskipun harus dibayar oleh nyawa
sekalipun, demi teman-temannya.


Komentar
Posting Komentar