JURNAL IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENYELESAIAN MASALAH DENGAN METODE UNIFICATION DAN BACK TRACKING VISUAL PROLOG
IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENYELESAIAN MASALAH DENGAN METODE UNIFICATION DAN BACK TRACKING VISUAL PROLOG
(Studi Kasus: pemilihan mahasiswa terbaik)
ISSN : 1693-6248
I. LATAR BELAKANG
Proses penyelesaian masalah dilakukan dengan cara menganalisa terlebih dahulu solusi yang diharapkan dari permasalahan. Solusi permasalahan didapatkan dari proses penyelesaian berdasarkan pengalaman, pengetahuan dan nalar. Untuk mendapatkan penyelesaian masalah yang cepat maka dibutuhkan sebuah implementasi Artificial Intelligence. Dengan adanya Artificial Intelligence maka setiap permasalahan dapat dianalisis menjadi suatu struktur data, dimana data tersebut dapat digunakan sebagai referensi.
Proses penyelesaian masalah dapat dilakukan dengan menggunakan Articial Intellegence. Dimana bahasa pemograman yang dipakai adalah bahasa pemograman Visual Prolog. Bahasa pemrograman ini menggunakan bahasa deklaratif dimana pemrograman memberi fakta dan aturan untuk selanjutnya diselesaikan oleh Visual Prolog secara deduktif sehingga menghasilkan suatu kesimpulan. Visual prolog menyelesaikan permasalahan secara deduktif atau menurunkan kesimpulan sebagai jawaban berdasarkan fakta (fact) dan aturan (rule) dengan pencarian dari atas ke bawah.
Berdasarkan uraian di atas, penulisan penelitian ini akan membahas mengenai bagaimana “IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENYELESAIAN MASALAH DENGAN METODE UNIFICATION DAN BACK TRACKING VISUAL PROLOG.(Studi Kasus: pemilihan mahasiswa terbaik)”
II. TUJUAN PENELITIAN
Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Menyelesaikan masalah dengan metode Artificial Intelligence.
2. Menjelaskan proses kerja Visual Prolog pada Artificial Intelligence.
3. Implementasi Visual Prolog dalam penyelesaian masalah.
III. METODE PENELITIAN
1. Studi Literatur
Studi literatur yang dibutuhkan adalah proses penyelesaian masalah dan Visual Prolog.
2. Analisis Kebutuhan
Kebutuhan tools sebagai alat untuk simulasi adalah bahasa pemograman Visual Prolog 5.2
3. Desain Penelitian
Perencanaan dengan Visual Prolog dilakukan dengan cara mengidentifikasi terlebih dahulu masalah yang terjadi, kemudian permasalahan tersebut dianalisis berdasarkan metode Unifikasi dan Backtracking.
4. Pengujian
Pengujian pada penelitian ini didasarkan pada efektifitas penyelesaian masalah
5. Teknik Analisis
Data Untuk mengetahui apakah bahasa Visual Prolog dapat menyelesaikan masalah.
6. Pengambilan Kesimpulan
Pengambilan kesimpulan dilakukan setelah semua tahapan proses unifikasi dan runut balik dari visual prolog dilakukan.
IV. PEMBAHASAN
Bab ini memuat pembahasan proses penelitian, hasil penelitian dan analisis terhadap hasil penelitian yang telah dibuat. Proses pelaksanaan penelitian untuk penyelesaian masalah dibagi menjadi dua tahap, tahap unifikasi (Unification) dan tahap runut balik (Backtracking).
Unifikasi Berikut adalah proses unifikasi pada penyelesain masalah dan dapat dilihat bahwa pemrosesan pemilihan mahasiswa terbaik dimulai dengan input data mahasiswa sesuai kategori pemilihan. ada 2 tahap dalam pemilihan, tahap pertama adalah seleksi untuk memilih mahasiswa berprestasi. Hasil dari mahasiswa berprestasi tersebut kemudian diseleksi kembali menjadi mahasiswa terbaik.
Backtracking untuk mengetahui terjadinya runut balik, akan diamati langkah demi langkah bagaimana Visual Prolog mncari solusi dari goal yang diberikan. Visual prolog mencoba memanggil variabel “gpa”, “punishment”,”probation”, mencari variabel tersebut pada proses variabel unifikasi. Jika variabel yang dipanggil mengalamai kecocokan maka proses selanjutnya adalah memasukkan variabel tersebut pada “clauses” sebagai fungsi program. Pemanggilan kembali tersebut diperlukan sebagai proses r variabel jika variabel yang digunakan tidak memenuhi syarat yang ditentukan fungsi program.
V. KELEBIHAN JURNAL
dalam jurnal ini dapat memahi suatu masalah yang ada dan dapat kita ulas melalui program Visual Prolog yang lebih baik untuk memacahkan suatu masalah.
VI. KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah:
· Penelitian dilakukan secara sistematis dengan
memetakan goal / tujuan terlebih dahulu
· Visual Prolog untuk menyelesaikan masalah dengan
deskripsi logika dan variabel.
· Penggunaan syarat dan relasi pada Visual Prolog
mempermudah penyelesaian masalah dan hasil Visual Prolog tidak ambigu
Komentar
Posting Komentar